5 Alasan Mengapa Bisnis UKM dan Start Up Gagal

5 Alasan Mengapa Bisnis UKM dan Start Up Gagal

Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia. Start up pun hadir dengan segala kecanggihan teknologinya untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun, kedua bisnis tersebut seringkali gagal dan tak bertahan lama.

Lalu, apakah yang menjadi penyebabnya? Lembaga keuangan di Amerika melakukan penelitian tentang hal tersebut dan diperoleh hasil, yaitu sebab UKM dan start up gagal adalah manajemen keuangan yang buruk dan sumber daya manusia yang kurang mumpuni. Bagaimana penjelasan selengkapnya? Simaklah ulasan berikut!

Alasan Mengapa Bisnis UKM dan Start Up Gagal

1. Kurang memahami konsep dasar arus kas

Arus kas adalah jumlah uang cash yang bergerak, yaitu yang masuk atau yang keluar di bisnis Anda. Uang masuk adalah pendapatan, sedangkan uang keluar adalah pengeluaran bagi bisnis Anda. Usahakan untuk mengontrol uang yang masuk dan keluar agar keuangan bisnis Anda tetap stabil.

Kas yang stabil memungkinkan Anda untuk menggerakkan dan mengembangkan usaha Anda. Sebaliknya, jika kas Anda berantakan dan tidak dicatat dengan baik, maka kondisi keuangan Anda dapat terancam.

2. Terlalu membidik pendapatan

Banyaknya pendapatan belum tentu berarti profit yang dihasilkan juga banyak. Profit merupakan keuntungan bersih dari pendapatan Anda, yang telah dikurangi dengan biaya perlatan, biaya produksi, dan sebagainya. Bisa jadi dengan banyaknya orderan, justru membuat profit menurun karena membutuhkan biaya produksi yang lebih besar.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengkalkulasi besaran pendapatan dan profit yang kira-kira akan didapatkan oleh bisnis Anda.

3. Biaya yang tidak bisa terkontrol dengan baik

Sebaiknya, Anda membuat perencanaan biaya yang akan Anda keluarkan. Akan lebih baik jika Anda mencatatnya secara rapi dalam file keuangan Anda. Pengeluaran yang tidak direncanakan atau hanya diangan-angan belaka dapat menimbulkan hasil yang kurang baik bagi perusahaan.

Bisa jadi, pengeluaran Anda tiba-tiba membludak sehingga membuat Anda kesulitan untuk menangani masalah keuangan Anda.

4. Terlalu lama untuk menerima pembayaran pada piutang

Apabila Anda memberikan waktu untuk membayar piutang terlalu lama, maka bisa jadi arus kas Anda akan terdampak. Sebaiknya berikan tenggat waktu yang tidak terlalu lama, misalnya 15 hari untuk menjaga kesehatan arus kas Anda. Sebaiknya, pantau piutang Anda dengan baik agar didapatkan pembayaran yang cepat.

Jangan sampai bisnis Anda terhambat karena piutang yang belum dibayarkan.

5. Tidak dilakukan pembukuan keuangan

Pembukuan keuangan jarang diperhatikan oleh pebisnis skala kecil menengah ataupun start up. Padahal, pembukuan berperan sangat penting untuk menganalisis pertumbuhan bisnis Anda. Membukukan keuangan Anda tidak harus dilakukan secara rumit. Anda pun dapat melakukannya dengan mencatat transaksi setiap harinya.

Apabila Anda tidak telalu paham akuntansi ataupun keuangan, maka jangan khawatir. Anda hanya perlu untuk fokus pada kas, untung, dan rugi. Sebaiknya, Anda memerhatikan pula pergerakan aktivitas bisnis Anda secara berkala, misalnya setiap minggu dan setiap bulan.

Bisnis UKM atau start up Anda dapat semakin berkembang dengan fitur kasir online. Salah satu fitur kasir online yang terpercaya adalah BeePos. BeePos memberikan keuntungan yaitu Anda dapat mengakses omset sementara yang didapatkan kapan saja.

Oleh sebab itu, arus kas Anda pun dapat ikut terpantau. Selain itu, BeePos memiliki keunggulan dapat digunakan walaupun koneksi internet sedang tidak stabil. Selain itu, data yang dimasukkan pun terkoneksi dengan data lainnya secara online. Hal tersebut tentu meminimalisasi kecurangan pekerja. Apakah Anda tertarik menggunakannya?

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.