Apa Saja Perbedaan Pajak Langsung dan Tidak Langsung?

Apa Saja Perbedaan Pajak Langsung dan Tidak Langsung?

Sistem membayar pajak kepada masyarakat saat ini memang dilakukan oleh pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan pembangunan nasional dan ekonomi bangsa. Jadi, penetapan pembayaran bajak ini berkaitan dengan kepentingan nasional. Ada dua jenis pajak pada umumnya, yaitu pajak langsung dan tidak langsung. Simak perbedaan kedua pajak tersebut berikut ini.

Sebagai warga negara yang baik seharusnya memang taat pajak. Dengan membayar pajak, ini berarti bahwa warga negara yakni individu atau suatu badan sebagai wajib pajak tersebut sudah berkontribusi dalam pembangunan nasional. Penetapan pajak pun sudah diatur dan tertera jelas dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2009 pasal 1.

Perbedaan Pajak Langsung dan Tidak Langsung

1. Definisi

Pajak langsung merupakan jenis pajak yang bebannya harus ditanggung sendiri oleh wajib pajak. Pembayaran pajak ini dilakukan secara berkala dan harus dibayar sendiri oleh wajib pajak. Ini berarti bahwa pembayaran pajak langsung tidak bisa dialihkan ke pihak lainnya.

Sedangkan pajak tidak langsung yaitu jenis pajak yang bebannya bisa digeser atau dialihkan ke pihak lain. Pembayarannya bisa melalui atau diwakilkan oleh pihak lain yang diutus. Penetapan pajak tidak langsung tidak dilakukan secara berkala, melainkan dibayarkan sebab ada sesuatu hal yang dilakukan.

Baca Juga: Cara Lengkap Pembukuan Pajak untuk UKM

2. Contoh Pajak Langsung

  • Pajak Kendaraan Bermotor yakni pajak yang bebankan atas kepemilikan kendaraan bermotor. Baik kendaraan beroda dua atau lebih. Yang menjadi wajib pajak yakni individu atau badan yang mempunyai kendaraan bermotor.
  • Pajak Penghasilan atau biasa disebut dengan PPh merupakan pajak yang dibebankan kepada individu atau suatu badan sebagai wajib pajak atas penghasilan yang diterimanya. Atau dalam hal lain karena penghasilan tersebut diperoleh dalam tahun pajak. Pembayaran PPh tidak dapat diwakilkan.

Umumnya yang menjadi wajib pajak yakni  individu yang sudah memiliki penghasilan kena pajak dan badan atau perusahaan, misalnya koperasi, CV, PT, BUMD, dan BUMN. Biasanya pembayaran pajak penghasilan atau PPh dilakukan langsung dengan memotong gaji karyawan.

  • Pajak Bumi dan Bangunan atau yang biasa disebut PBB yakni pajak yang dibebankan kepada wajib pajak yang memiliki dan memanfaatkan bangunan. Ketentuan ini pun sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 1994. Besar kecilnya pajak berbeda-beda antar setiap wajib pajak. Tergantung kondisi atau keadaan bumi/tanah dan/atau bangunan yang dimiliki atau disesuaikan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Umumnya yang menjadi wajib pajak yakni individu atau badan yang memiliki hak atas bumi, memiliki bangunan, mendapatkan manfaat atas bumi maupun, serta menguasai bangunan. Akan ada surat pemberitahuan atau SPTT yang akan diberikan kepada wajib pajak yang berisi tentang jumlah pajak yang harus dibayarkan, metode pembayaran, serta jangka waktu pembayaran.

3. Pajak Tidak Langsung

  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yakni merupakan jenis pajak yang harus dibayarkan oleh penanggung pajak, namun bisa disetor oleh pihak lain yang bukan merupakan penanggung pajak. Salah satu contoh pembayaran pajak PPN yakni ketika anda makan di sebuah restoran yang menerapkan pajak ini, kemudian ditetapkannya pajak sebesar 7%. Jadi, anda hanya membayar pajak saat makan di restoran tersebut.
  • Pajak Bea Masuk yakni merupakan pajak yang dibebankan pada setiap barang yang masuk di daerah pabean.
  • Pajak Ekspor merupakan pajak atau biasa disebut dengan pungutan resmi yang dibebankan pada setiap barang ekspor tertentu.

Beberapa hal di atas merupakan perbedaan antara pajak langsung dan tidak langsung. Cukup mudah dipahami, bukan? Pastikan bahwa anda selalu membayar pajak dan menjadi warga negara yang taat pajak. Bagaimana menurut anda? Yuk diskusi di kolom komentar!

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.