Aset Apa Saja Yang harus Dimiliki Usaha Kuliner?

Aset Apa Saja Yang harus Dimiliki Usaha Kuliner?

Aset adalah bagian terpenting bagi sebuah perusahaan. Tanpa aset ini sebuah usaha tidak akan berjalan dengan baik contohnya untuk pembayaran gaji pegawai, pembelian barang usaha, pemasaran. Untuk itu aset merupakan bagian yang harus dimiliki dan dijaga. Seperti ketika kita terjun ke usaha kuliner, beberapa aset berikut harus kita miliki dan dijaga untuk kelangsungan usaha kita.

Aset Apa Saja Yang Harus Dimiliki Usaha Kuliner?

1. Depresiasi Aset

Depresiasi aset adalah suatu pelaksanaan manajemen aset yang dilakukan dengan cara menurunkan nilai fisik yang dimiliki aset tersebut. Istilah ini banyak digunakan para pengusaha kuliner. Keberadaan sarana dan prasarana usaha yang ada diartikan sebagai bahan perhitungan yang harus kita pantau setiap saat. Tujuannya adalah agar tidak terjadi penurunan kepemilikan barang. 

Baca Juga: 7 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir untuk Kemajuan Bisnis Anda

 

Depresiasi aset ini tidak bisa diterapkan pada semua barang yang terdapat di dalam suatu usaha kuliner, namun hanya berlaku pada beberapa bagian saja. Ketentuan untuk melakukan depresiasi aset adalah sebagai berikut :

  • Barang yang sudah ada harus digunakan dalam usaha untuk menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.dalam artian ini dianggap sebagai penyusutan modal peralatan yang sudah ada di sebuah usaha kuliner
  • Properti yang ada sebaiknya memiliki umur manfaat didalamnya. Umur manfaan ini diusahakan lebih dari satu tahum sehingga penilaian depresiasi aset bisa dijalankan secara optimal
  • Depresiasi aset mengharuskan properti yang sudah ada bisa digunakan sampai habis sehingga dapat dihitung kelayakannya.
  • Depresiasi juga dihitung saat terjadi kehancuran pada suatu barang, atau mengalami keusangan sebagai pengurangan nilai aset

2. Sumber Daya Manusia

Meskipun anda sebagai owner atau pemilik usaha kuliner namun hindarkan bersikap seperti bos yang bertindak seenaknya. Karyawan bagi sebuah usaha adalah aset penting yang harus dimiliki dan dijaga dengan baik. Berikan payroll yang layak buat mereka, atau mungkin kenyamanan dalam pekerjaan, jenjang karir yang bagus. Hal tersebut bisa memompa semangat mereka untuk giat bekerja

Keberadaan SDM juga merupak ujung tombak pendapatan anda. Tanpa adanya karyawan yang melayani pelanggan tentu anda tidak bisa menjual kuliner anda. walau anda memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk para karyawan anda tapi juga harus diimbangi dnegan peraturan yang jelas untuk membangun disiplin di lingkungan kerja dan agar karyawan tidak bertindak sesuka hati

3. Keuangan

Hal yang tidak boleh anda sepelekan dalam usaha kuliner adalah keuangan. Buatlah perencanaan yang baik dan tepat serta buat neraca bisnis hingga bagian yang paling detail agar uang yang ada untuk investasi tidak “hilang”. Buatlah catatan pengeluaran apapun secara teliti dan rapi. Karena catatan keuangan ini akan membantu anda mengontrol dan menghitung bisnis yang anda jalankan.

Catatan keuangan juga bisa digunakan untuk menganalisa berapa besar keuntungan atau kerugian yang dialami selama menjalankan usaha tersebut. Bisa juga untuk melihat kapankah anda bisa balik modal, butuh berapa lamakah modal anda akan kembali. Milikilah buku atau komputer untuk mencatat setiap transaksi agar tidak ada pengeluaran atau pemasukan yang tidak tercatat.

Membangun usaha kuliner memang tidak mudah. Banyak tantangan dan perhitungan yang harus benar-benar kita pahami. Namun jika anda melakukan semua itu dengan perhitungan dan analisa yang baik maka usaha anda akan maju. Banyak belajar dan praktik agar bisa mengasah kemampuan berbisnis dan mendapatkan keuntungan yang optimal. Mau start hari ini atau esok untuk usaha kuliner ini

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.