Aturan Pajak untuk Pebisnis Pemula

Aturan Pajak untuk Pebisnis Pemula

Di era globalisasi sekarang ini, kegiatan perekonomian semakin maju dengan pesat. Persaingan usaha kini semakin ketat. Tak hanya bisnis di industri dengan skala besar, perekonomian di level menengah ke atas pun kini semakin maju. Banyak wirausahawan muda yang semakin kreatif dan inovatif memasang pasar di level menengah ke atas.

Bisnis kreatif tak hanya berjalan di bidang pakaian seperti distro dan merchandise. Sekarang, bisnis kuliner pun menuntut pemilik dan karyawannya untuk tidak boleh kalah kreatif. Misalnya bisnis makanan yang unik dan kekinian dengan rasa baru semakin populer. Ada pula produk-produk minuman seperti kopi yang disajikan dan dikemas dengan desain yang modern dan menarik.

Tak harus memiliki sebidang tanah untuk tempat interaksi penjualan, para pebisnis muda lebih senang memulai bisnisnya melalui media sosial. Atau lebih akrab disebut online shop. Pebisnis pemula hanya perlu tempat produksi dan akses ke pelanggan. Lalu transaksi bisa dilakukan dengan perantara ojek online atau kurir pribadi. Jika usaha sudah berkembang dan dapat mengumpulkan modal lebih banyak, maka pelaku usaha akan memulai mengembangkan kedai atau toko untuk kegiatan offline.

Sangat mudah dan praktis untuk memulai usaha di masa sekarang ini. Tapi ada hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu wajib pajak. Ya, memiliki usaha atau bisnis ternyata juga diatur perpajakannya. Baik bisnis pemula maupun yang sudah berkembang pesat. Berikut ulasannya.

Perhatikan Level Bisnis Badan Usaha

Ada banyak sekali pasal dalam peraturan pemerintahan yang mengatur tentang perpajakan badan usaha. Baik badan usaha di sektor pertanian, kelautan, industri pakaian, dan sebagainya. Baik usaha level kecil hingga besar. Semua sudah terurus dan tercantum dalam perundang-undangan perpajakan.

Lalu pasal dan ayat peraturan mana yang harus diperhatikan bagi pengusaha pemula? Sebelum mencari tahu pasalnya, alangkah baiknya untuk mengetahui di kategori mana kah usaha yang akan atau saat ini sudah mulai dijalankan. Dengan begitu, pelaku usaha akan dengan mudah mencari tahu aturan yang berlaku untuk usahanya tersebut.

Baca Juga: Jenis Pelatihan dan Pengembangan Karyawan yang Tepat

Pajak Pebisnis Pemula Kelas Kecil dan Menengah

Kebanyakan pebisnis pemula pasti memulai bisnisnya pada level kecil atau menengah. Tidak ada bisnis yang tiba-tiba menjadi besar. Untuk aturan pajak yang mungkin sangat perlu diperhatikan bagi pebisnis pemula adalah PPh Final. Yaitu pajak yang diatur dalam PP nomor 23 Tahun 2018. Secara ringkas, penjelasan isi dari peraturan pemerintahan tersebut adalah :

1. Tarif pajak penghasilan yang dikenakan kepada pemilik usaha adalah sebesar 0,5% dan 1%.

Sejak Juli 2018 lalu pemerintah memberlakukan tarif pajak penghasilan setengah persen bagi pelaku usaha kecil menengah. Tetapi tidak semua pelaku usaha UKM dapat menggunakan tarif tersebut. Ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan bagi pelaku UMKM yang ingin menggunakan tarif ini. Apabila tidak sesuai, maka pelaku usaha harus membayar pajak dengan tarif normal yaitu 1% dari penghasilan kotor.

2. Pemilik usaha wajib membuat pembukuan.

Demi penggunaan undang-undang yang tepat dan tidak disalahgunakan, pemerintah mewajibkan pelaku usaha untuk membuat pembukuan. Terlebih bagi pengusaha yang mendapat tarif pajak setengah persen. Pengusaha diharuskan membuat pembukuan yang jujur dan valid. Jika dirasa tidak realistis, maka petugas diperbolehkan untuk menghitung ulang omzet pelaku usaha yang mencoba melakukan kecurangan.

3. Aturan Lainnya

Bagi pebisnis pemula yang belum mendapat keuntungan selama setahun atau belum dapat mengembalikan modal, tidak diwajibkan membayar PPh Final. Tetapi harus disertakan bukti berupa pembukuan yang valid.

Semoga informasi tersebut dapat membantu pembaca yang mungkin sedang memiliki niat untuk membuka suatu usaha. Dengan penjelasan di atas pula, semoga pelaku usaha semakin mudah menghitung pajak yang wajib dibayarkan. Serta semakin taat pada aturan pemerintahan.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.