Berikut ini Jenis-jenis Usaha yang Kena Pajak

Berikut ini Jenis-jenis Usaha yang Kena Pajak

Pada dasarnya, semua usaha atau bisnis yang dijalankan oleh seseorang akan dikenai tarif pajak. Baik dari sektor pertanian, makanan, pakaian, transportasi, hingga sektor industri pembangkit tenaga listrik. Baik bisnis swasta maupun BUMN akan dikenai pajak mulai dari level usaha kecil hingga level besar. Pajak yang dikenakan pun berbeda-beda menyesuaikan jenis dan levelnya.

Jenis-jenis Usaha

Sebelum membahas lebih jauh mengenai pajak apa saja yang bisa dikenakan di dunia bisnis, berikut ini beberapa jenis usaha yang perlu diketahui.

  • Usaha di bidang Jasa

Usaha tersebut bergerak untuk memberikan jasa atau pelayanan kepada konsumen dan tidak menjual barang. Yang saat ini sangat berkembang contohnya start up ojek online yang menawarkan jasa antar atau ojek dengan pemesanan online. Selain itu, contoh lainnya di bidang jasa adalah perhotelan dan pariwisata.

  • Usaha di bidang Perdagangan

Kegiatan penjualan dan pembelian merupakan usaha yang sangat umum dikembangkan. Usaha perdagangan sangatlah luas mulai dari pakaian, makanan, alat rumah tangga, kebutuhan onderdil, dan sebagainya.

  • Usaha di bidang Ekstraktif

Usaha di bidang ini adalah usaha yang memanfaatkan hasil bumi. Misalnya usaha pertambangan, hasil hutan, penggalian dan lain-lain.

  • Usaha di bidang Industri

Jika perdagangan adalah kegiatan memperjual belikan suatu barang, maka usaha di industri adalah yang memproduksi barang-barang tersebut. Industri kini makin berkembang dan memproduksi berbagai barang. Misalnya barang untuk konstruksi, kebutuhan makanan, industri tekstil, dan sebagainya.

Jenis-jenis pajak Usaha

  • PPN (Pajak Pertambahan Nilai)

PPN biasanya dikenakan pada konsumen terakhir suatu barang atau jasa. Pajak pertambahan nilai ini dikenakan pada konsumsi terakhir barang atau jasa kena pajak yang diatur dalam undang-undang PPN. Yang sering kita jumpai adalah ketika kita makan di sebuah restoran yang cukup ramai dan telah memiliki cabang banyak. Hal tersebut dikarenakan, perusahaan yang dikenakan pajak PPn adalah perusahaan yang tiap tahunnya bisa mencapai omzet lebih dari Rp 4,8 Miliar. Angka tersebut adalah angka yang dimiliki perusahaan level besar.

  • PPh (Pajak Penghasilan)

Jika PPn adalah pajak yang dikenakan pada konsumen, maka PPh adalah pajak yang dikenakan oleh produsen alias pemilik usaha. PPh dikenakan pada omzet atau pendapatan kotor suatu usaha. Besarnya tarif PPh berbeda-beda, mulai dari 0,5%, 1%, 5%, bahkan untuk usaha besar bisa mencapai 30%. Jenis-jenis PPh tersebut diatur dalam peraturan pemerintahan diantaranya PPh pasal 21, PPh pasal 15, PPh pasal 25, dan masih banyak lagi.

  • PBB Sektor P3 (Pajak Bumi Bangunan)

Pajak untuk bumi bangunan tidak hanya dikenakan untuk tanah dan rumah yang dimiliki dan ditinggali sebuah keluarga. Tetapi juga suatu bidang tanah yang digunakan untuk kepentingan usaha. Karena pada dasarnya PBB adalah pajak yang mengenai tanah dan bangunan yang dimanfaatkan untuk kepentingan apa pun. Sedangkan yang mengatur pemanfaatan bumi dan bangunan untuk usaha atau bisnis adalah sektor P3. Baik usaha perhutanan, perkebunan, dan pertambangan.

  • PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah)

Ada suatu jenis barang tertentu yang selain dikenakan PPn akan dikenakan pajak lain. Yaitu untuk barang-barang yang tergolong mewah dan mahal akan dikenakan PPnBM. Yang tergolong barang mewah disini adalah barang yang bukan kebutuhan pokok dan tidak dapat dikonsumsi. Barang tersebut biasanya hanya digunakan untuk menaikkan status sosial dan memiliki penghasilan tinggi. Misalnya, mobil sport dan tas desainer.

  • Bea Materai

Salah satu bea materai yang pernah kita bayarkan adalah materai tempel pada sebuah dokumen. Ternyata metarai tersebut merupakan salah satu cara pelunasan pajak bea materai. Bea materai itu sendiri merupakan pajak yang dikenakan pada suatu dokumen karena pemanfaatan dokumen tersebut. Contoh dokumen yang dapat dikenai bea materai adalah akta-akta notaris, cek, giro, surat perjanjian, surat apa pun yang memuat uang di dalamnya, dan sebagainya.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.