Bisnis Kuliner Bisa Bangkrut Seketika karena 5 Kesalahan Ini

Bisnis Kuliner Bisa Bangkrut Seketika karena 5 Kesalahan Ini

Saat ini sudah banyak orang yang bergelut di dunia bisnis, terutama bisnis kuliner. Hal ini salah satunya disebabkan karena adanya “anggapan” bahwa melakukan bisnis kuliner cukup lebih mudah dibandingkan dengan bisnis lainnya. Berbagai kalangan sudah banyak yang mencoba, termasuk dari kalangan selebriti Indonesia. Namun siapa sangka, bisnis kuliner yang dilakukan ini bisa bangkrut.

Ada banyak alasan kenapa hal ini bisa terjadi. Berikut beberapa kesalahan yang dilakukan sehingga menyebabkan bisnis menjadi bangkrut. Jika anda sedang menjalankan bisnis kuliner, penting untuk mengetahui dan mempelajari beberapa kesalahan berikut.  Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi di kemudian hari. Selamat menyimak.

1. Menganggap bahkan menjadikan bisnis kuliner sebagai usaha sambilan

Penting untuk selalu diingat bahwa bisnis kuliner bukan bisnis dengan modal yang minim. selain itu, resikonya pun cukup besar. Anda perlu aware dengan hal ini. Sudah banyak yang bangkrut karena menganggap bisnis kuliner hanya menjadi sambilan saja.

Sebaiknya anda harus fokus dengan bisnis yang sedang dijalankan. Jika belum memulai usaha, anda bahkan perlu merencanakan sebuah rancangan bisnis dengan sangat matang. Atau anda bisa menggunakan konsep bisnis waralaba makanan, karena lebih minim resikonya.

2. Menyediakan menu biasa

Sebaiknya anda menyiapkan menu spesial atau andalan yang bisa menjadi daya tarik bisnis anda. Sah-sah saja jika anda menyajikan menu biasa jika hanya berniat membuka sebuah warteg. Namun perlu diingat bahwa ada begitu banyak bisnis kuliner yang melakukan inovasi dalam hal menu yang disajikan saat ini. Anda pun sebaiknya menyuguhkan menu yang bisa menarik minat banyak orang.

3. Tidak memiliki konsep

Ketika orang lain sudah berkembang pesat dengan konsep unik yang dibuatnya, anda bahkan tidak memiliki konsep apapun. Hal ini harus diwaspadai, karena mungkin anda akan tersingkir begitu cepat dalam dunia bisnis kuliner ini. Lakukan deep analysis untuk menyiapkan konsep yang akan menjadi daya tarik tersendiri dan sebagai pembeda dengan bisnis kuliner lainnya.

Sudah banyak restoran yang pertumbuhan bisnisnya stagnan, sebab dikalahkan oleh new comer dengan konsep yang unik nan menarik. Salah satu alasan banyak bisnis yang gulung tikar atau bangkrut cepat yakni karena tidak memiliki konsep.

4. Hanya mengandalkan modal

Modal merupakan hal yang penting, namun bukan yang utama. Hal penting lainnya yang tidak kalah dengan modal yaitu bekerja keras dan disiplin. Dalam menjalankan bisnis pun harusnya dimulai dari perasaan bahagia serta energi positif. Sikap inilah yang tidak banyak diperhatikan padahal sangat berpengaruh dalam meningkatkan kembali semangat anda ketika kondisi terpuruk misalnya.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Online Untuk Usaha Caffe Shop

5. Menganggap bahwa bisnis kuliner sama halnya dengan bisnis industri

Kedua hal ini berbeda namun tidak semua pelaku bisnis kuliner menyadarinya. Dikutip dari pendapat Chef Shane Delia yang merupakan seorang celebrity chef dari Australia, kebanyakan restoran tutup karena ketidakmampuan atau tidak cakapnya pemilik restoran. Alhasil, ada sekitar 800 restoran setiap tahunnya tutup.

Kebanyakan dari mereka melihat bahwa bisnis kulinernya mirip dengan bisnis industri yang hanya berjalan dan memberikan pemasukan ke pemiliknya. Padahal tidak sesederhana itu. Ada banyak hal yang harus dilakukan secara berkala, misalnya dengan menentukan menu, menggaji pegawai, memberikan layanan khusus, dan lain sebagainya.

Nah, saat ini sudah tahu kan? Beberapa kesalahan di atas perlu anda sadari penuh agar bisnis anda tidak bangkrut. Apabila anda sudah memiliki pengalaman dalam melakukan bisnis kuliner, anda bisa sharing di kolom komentar di bawah ini.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.