Cara Membuat Neraca Lajur (Worksheet) Perusahaan

Cara Membuat Neraca Lajur (Worksheet) Perusahaan

Di dalam disiplin laporan keuangan sebuah perusahaan, menulis neraca adalah bagian terpenting dari sebuah laporan keuangan. Menuliskan neraca keuangan bagi seseorang yang bergelut di dunia akuntansi mungkin bukan hal yang asing. Tapi jika seseorang itu tidak berasal dari disiplin ilmu akuntansi, bagaimana cara membuat neraca lajur (worksheet) perusahaan yang benar?

Tenang, berikut adalah panduan atau langkah-langkah agar Anda tahu bagaimana cara menulis neraca lajur. Jadi bagi Anda yang tidak mengerti ingin membuat laporan keuangan dari mana, langkah ini akanmembantu Anda.

Pengertian dan Tujuan Neraca Lajur (Worksheet) Perusahaan

Ada 3 unsur dari neraca yaitu: aset, liabilitas, dan ekuitas yang mana aset menghasilkan laibilitas dan ekuitas. Sementara neraca lajur sendiri adalah suatu kertas yang berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang berisikan laporan data akuntansi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kolom yang berisi data akuntansi inilah yang sangat penting untuk menyusun laporan keuangan agar lebih sistematis.

Adanya neraca lajur adalah agar penyusunan laporan keuangan bisa dilakukan dengan cermat dan juga teliti, adapun tujuan adanya penggunaan neraca lajur pada sebuah perusahaan itu sendiri adalah :

  1. Agar laporan keuangan bisa tersusun dengan mudah
  2. Agar informasi dari neraca saldo dan data penyesuaian bisa digolongkan dan diringkas semudah mungkin agar laporan keuangan bisa disusun sesuai mungkin.
  3. Jika ada kesalahan dalam membuat jurnal penyesuaian, maka kesalahan akan lebih mudah ditemukan.

Cara Membuat Neraca Lajur (Worksheet) Perusahaan

Adapun langkah-langkah dalam membuat neraca lajur adalah buatlah 7 kolom yang berisikan :

1. Nomor Akun

Di kolom pertama ini Anda hanya menuliskan nomor akun secara berurutan saja.

2. Nama Akun

Di kolom kedua ini, bisa Anda isi dengan nama-nama akun dan seluruh kode akun perkiraan yang sudah disusun sebelumnya. Nah, dari nama-nama akun rekening perkiraan ini maka bisa ditentukan, apakah sebuah akun memiliki debet atau kredit pada setiap lajur kolomnya.

3. Neraca Saldo

Di kolom ketiga ini, Anda perlu menuliskan informasi-informasi yang tercantum pada lajur neraca saldo. Jika Anda pernah membuat jurnal laporan neraca saldo, maka hal ini sama persis dengan apa yang Anda tulis di kolom neraca saldo

4. Penyesuaian

Pada kolom keempat ini, Anda harus menulis penyesuaian perkiraan-perkiraan neraca saldo yang sudah ada. Apabila nanti ada perkiraan baru yang muncul, maka Anda bisa menuliskannya di bawah perkiraan-perkiraan neraca saldo saja.

5. Neraca Saldo Sesudah Penyesuaian

Di kolom kelima ini, jika Anda sudah melaporkan jurnal penyesuaian, kolom ini akan melaporkan semua perkiraan dan semua saldo yang ada dalam worksheet. Jika ada perkiraan-perkiraan neraca saldo yang timbul di luar pengaruh jurnal penyesuaian, maka langsung pindahkan saja ke lajur ini.

Namun sebaliknya, jika perkiraan timbul karena jurnal penyesuaian, maka saldo perkiraan yang bersangkutan harus dihitung terlebih dahulu baru kemudian pindahkan ke lajur neraca saldo sesudah penyesuaian

6. Kolom Neraca

Pada kolom ke enam ini Anda perlu menuliskan semua perkiraan riil dari akun sebelumnya. Fungsi dari adanya kolom neraca ini adalah melihat apakah masih terdapat ketidaksesuaian atau kekeliruan saat menyusun neraca saldo.

7. Kolom Rugi Laba

Pada kolom terakhir ini, Cara membuat neraca lajur (worksheet) perusahaan adalah Anda harus menuliskan semua perkiraan nominal yang akan dimasukkan dalam laporan rugi-laba. Jumlah debit dan kredit di kolom ini akan dihitung, apakah perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan?

Anda bisa menganalisa melalui data laba rugi bahwa perusahaan sedang mengalami keuntungan atau malah kerugian.

Saya sangat menyarankan Anda menggunakan sebuah software yang mendukung kegiatan operasional dengan menyajikan berbagai laporan yang dibutuhkan.

Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat 🙂

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Digital Marketing | Bisnis itu 'Efek', penyebabnya itu penggunanya sendiri..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.