Cara Menekan Piutang-Piutang Macet Tak Tertagih

Cara Menekan Piutang-Piutang Macet Tak Tertagih

Salah satu mimpi paling buruk bagi setiap pengusaha adalah mengalami masalah hutang piutang yang macet atau tak tertagih. Soalnya hal ini pasti akan berdampak langsung dengan perusahaan yang dimiliki. Terutama dalam masalah finansial perusahaan yang bisa terganggu bahkan menganggu sistem perusahaan itu sendiri.

Apakah masalah hitung piutang ini sedang Anda alami? Tidak perlu terlalu risau karena sebenarnya problema hutang piutang dalam menggerakan roda perusahaan adalah sebuah hal yang biasa. Artinya banyak dialami oleh para pengusaha di luar sana.

Yang menjadi masalah adalah ketika problema hutang piutang tersebut menjadi macet di tengah jalan dan tidak menemukan solusi keberlanjutannya. Hal ini tentunya harus segera diatasi dengan jitu. Lalu apa sih cara jitunya?

Ada beberapa cara menekan piutang-piutang macet tak tertagih seperti berikut ini;

1. Temukan Sumber Utama Penyebab Macetnya Hutang

Hal pertama yang wajib Anda lakukan untuk menekan kondisi macet hutang adalah menemukan terlebih dulu sumber utamanya. Apakah karena moral debitur atau si penghutang tidak memiliki niat baik untuk membayar hutangnya secara tepat waktu?

Apakah terjadi kesalah pahaman antara Anda dengan moral debitur tersebut? Apakah karena usaha mereka sedang mengganjal sehingga sulit untuk membayar hutang? Pastikan dulu, Anda sudah mengetahui alasan tersebut. Hal ini soalnya berpengaruh langsung dengan langkah berikutnya yang bakal diambil. Jadi jangan sampai salah langkah ya.

2. Ubah Bentuk Piutang

Lalu apa sih langkah selanjutnya setelah mengetahui kondisi dari si penghutang?

Langkah selanjutnya adalah mengubah bentuk piutang Anda. Dimana yang dimaksud dengan mengubah bentuk piutang adalah mengganti cara membayarnya. Mulai dari bisa diubah menjadi bentuk cicilan ataupun langkah berikutnya adalah menggantinya dengan properti maupun barang yang kira-kira sepadan.

Pilihan tersebut dilakukan dengan melihat riwayat pembayaran yang dilakukan oleh si penghutang tersebut dalam periode jangka waktu tertentu. Tentunya hal ini harus dilakukan dengan persetujuan dari kedua belah pihak.

3. Lakukan Negosiasi Ulang

Melakukan negosiasi ulang juga penting untuk membuat proses hutang piutang bisa menjadi lancar atau lebih baik lagi. Salah satu caranya adalah memberikan modal atau pasokan barang yang dibutuhkan oleh si penghutang tersebut.

Karena bukan tidak mungkin kalau mereka diberikan modal untuk menggerakan usahanya maka mereka bisa membayar sisa hutang mereka kepada Anda. Tapi tentunya hal ini mesti dilakukan dengan berbagai perhitungan yang matang dan jangan tergesa-gesa.

Pastikan terlebih dulu bahwa orang yang Anda negosiasikan tersebut adalah orang yang terpercaya dan juga memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Karena apabila sampai Anda salah langkah maka kerugian lebih besar yang siap menanti Anda. Jangan sampai deh mimpi buruk Anda bertambah satu lagi bukan?

4. Lakukan Evaluasi Kinerja

Jika tiga langkah di atas telah dilakukan maka langkah berikutnya adalah melakukan evaluasi kinerja terhadap si penghutang tersebut. Yang dimaksud dengan mengevaluasi adalah apakah si penghutang masih memiliki track record yang baik dalam proses menghutangnya selama ini.

Jika memungkinkan jangan ragu untuk memaksimalkan pembelian secara kredit atau mengurangi rabat khusus bagi mereka yang Anda anggap tidak terlalu meyakinkan track recordnya. Semuanya kembali pada komunikasi dan negosiasi yang Anda lakukan terhadap mereka.

Semoga point-point yang sudah dijelaskan di atas tentang cara menekan piutang-piutang macet tak tertagih  bermanfaat untuk Anda dan usaha bisnis Anda.

Apabila Anda merasa artikel ini sangat bermanfaat dan ingin banyak orang lain untuk mengetahuinya, jangan ragu untuk men-sharenya ke teman-teman Anda. Karena berbagi ilmu itu tentu tidak bikin rugi. Salam Let’s #beefree

 

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *