Cara Menentukan Harga Jual Makanan dan Minuman di Kafe Anda

Cara Menentukan Harga Jual Makanan dan Minuman di Kafe Anda

Bicara soal bisnis dibidang kuliner termasuk kafe memang tidak ada habisnya. Mulai dari pemilihan produk hingga sistem yang digunakan tentu harus dipersiapkan secara matang demi menghindari kerugian yang besar, termasuk perihal harga.

Bisa Anda lihat dipasaran sekarang, produk yang notabenenya sama tidak hanya memiliki satu harga. Berbeda penjual bisa saja juga berbeda harga. Hal tersebut tentu menjadi kebingungan sendiri untuk Anda menentukan harga. Padahal harga adalah salah satu aspek penting dalam bisnis.

Lalu gimana sih cara menentukan harga jual makanan dan minuman di kafe Anda?

1. Tentukan Konsumen

Sebelum menentukan harga jual atau untuk menentukan harga jual Anda perlu mengenali terlebih dahulu siapa konsumen Anda. Anda bisa saja memasang harga cukup tinggi dengan menjual kualitas sepenuhnya jika konsumen Anda merupakan kelas atas yang menginginkan kualitas terbaik tanpa mementingkan harga.

Namun jangan lakukan itu jika ternyata konsumen Anda lebih mementingkan harga terjangkau dibandingkan unsur lainnya.

Singkatnya Anda dapat memilih apakah kafe Anda akan menjual produk murah meriah yang bisa dinikmati semua kalangan atau justru menjual produk dengan kualitas terbaik yang hanya dapat dinikmati kalangan tertentu saja.

2. Amati Pesaing

Anda bisa mengamati beberapa pesaing yang menjual produk sama seperti produk kafe Anda. Amati bagaimana pelayanannya, suasananya, fasilitas tempatnya, bahan-bahan yang digunakannya, bagaimana kualitas rasanya, serta berapa banyak yang dihidangkan dalam setiap porsinya.

Dan dengan semua tawaran tersebut, berapa harga yang diminta oleh pesaing-pesaing Anda tersebut?

Dari pengamatan-pengamatan tersebut Anda bisa mempertimbangkan harga makanan dan minuman di kafe Anda. Karena tidak mungkin Anda memasang harga yang sama bahkan lebih bila penawaran yang dilakukan pesaing Anda lebih menarik.

Jika tawaran Anda lebih menarik dibanding pesaing pun tetap saja Anda harus mempertimbangkan apa yang diinginkan oleh konsumen, tidak bisa langsung memasang harga tinggi.

3. Hitung Biaya

Menghitung biaya adalah hal terpenting sebelum menentukan harga jual makanan dan minuman di kafe Anda. Meski Anda telah melakukan dua cara seperti diatas sekalipun, Anda tetap memasukkan perhitungan biaya sebagai bahan pertimbangan menentukan harga tersebut.

Pada teorinya, food cost memegang 35-45% dari harga jual makanan. Sedangkan beverage cost memegang sekitar21% dari harga jual minuman. Dan semakin besar persentase food cost atau beverage yang diterapkan tersebut, maka semakin kecil pula keuntungan yang Anda dapatkan.

Berikut penulis berikan contohnya. Anggap saja Anda akan menjual ayam penyet di kafe Anda. Untuk itu, anda membeli seekor ayam dipasar swalayan dengan harga Rp. 24.000 dan seliter beras dengan harga Rp. 10.000.

Ayam yang Anda beli tadi bisa dijadikan empat porsi ayam penyet yang dengan kata lain, untuk satu porsi ayam penyet membutuhkan biaya ayam sebesar Rp. 6.000. Sedangkan dari beras yang Anda beli tadi bisa dijadikan 13 porsi ayam penyet yang dengan kata lain.

Untuk satu porsi ayam penyet membutuhkan biaya nasi sekitar Rp. 800. Anda pun membeli beberapa kebutuhan untuk bumbu dan lalapan yang jika diperhitungkan biaya bumbu serta lalapan kurang lebih sekitar Rp. 1.000. Maka berikut perhitungannya.

No Nama Barang Harga
1 Ayam Rp. 6.000
2 Nasi Rp. 800
3 Bumbu & Lalap Rp. 1.000
Total Rp. 7.800
Harga Jual 45% Rp 17.333

Harga jual = Food Cost : 45%
Harga jual = 7.800 : 45%
Harga jual = 18.000 (Pembulatan)

Maka harga jual minimum ayam penyet di kafe Anda sekitar Rp. 18.000 per porsinya.

Bila konsumen Anda adalah kalangan menengah kebawah yang lebih mementingkan harga murah meriah, maka Anda dapat memasang harga tersebut bahkan yang lebih murah sekalipun, dengan catatan Anda perlu lebih menekan food cost-nya.

Tapi bila konsumen Anda adalah kalangan menengah keatas yang lebih mementingkan kualitas, Anda dapat memilih bahan yang lebih berkualitas.

Entah itu ayam yang lebih besar, beras yang lebih pulen dengan harga yang tentunya lebih mahal ataupun penggunaan bumbu yang lebih terasa. Hal-hal tersebut tentu akan berpengaruh pada food cost dan harga jual itu sendiri.

Sekian artikel tentang cara menentukan harga jual makanan dan minuman di kafe Anda kali ini, semoga bermanfaat dan silahkan share untuk manfaat yang lebih besar. Jika ada pertanyaan bisa komen dibawah ini. Jangan lupa nantikan artikel-artikel bermanfaat lainnya disini. Salam lets #befree

 

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

// //