Cara Mudah Menghitung Pajak Penghasilan untuk Pemula

Cara Mudah Menghitung Pajak Penghasilan untuk Pemula

Bagi Anda yang sudah bekerja, pasti ada kewajiban untuk membayar pajak penghasilan. Sebagai wajib pajak, anda memiliki kewajiban dalam hal ini. Apabila Anda ingin mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan sebenarnya, simak cara menghitung pajak penghasilan berikut ini. Perhitungan ini menjadi penting sebab Anda harus melakukan pelaporan pajak.

Cara perhitungan pajak penghasilan atau PPh ini sudah diatur dalam Undang-undang pajak penghasilan pasal 6 ayat 3. Proses perhitungannya cukup mudah. Anda hanya memerlukan effort lebih untuk memulai menghitung dan meningkatkan ketelitian dalam hal ini.

Cara Menghitung Pajak Penghasilan

Cukup ikuti cara dan instruksi yang diberikan. Akan ada contoh perhitungan juga yang akan memudahkan Anda.

1. Mulai membuat daftar penghasilan di setiap bulannya

Pajak penghasilan atau PPh ini dibebankan pada jumlah keseluruhan atau total penghasilan yang diterima dalam satu tahun. Waktu ini disebut juga sebagai masa tahun pajak. Apabila Anda bukan merupakan karyawan atau pegawai dengan penghasilan tetap per bulannya, maka Anda harus membuat daftar atas setiap penghasilan yang diterima. Tentu saja per bulannya

Perlu diketahui bahwa semua sumber penghasilan dihitung. Tidak hanya gaji pokok saja, melainkan segala jenis tunjangan yang diterima. Ini berarti bahwa Anda diminta untuk melakukan perhitungan tentang penghasilan kotor yang diterima selama satu tahun pajak.

2. Mulai menghitung PTKP

PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak merupakan pengurangan penghasilan neto bagi wajib pajak. Hal ini dilakukan untuk orang pribadi dalam menentukan besarnya penghasilan kena pajak atau PKP. Besaran PKP harus dihitung karena penghasilan setiap orang pasti berbeda-beda. Selain itu juga disebabkan karena adanya tanggungan keluarga atau tanggungan rumah tangga.

Menurut Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: Per-16/PJ/2016, adapun besarnya penghasilan tidak kena pajak ini adalah :

  • Rp 54.000.000 untuk diri dari wajib pajak individu atau orang pribadi
  • Rp 4.500.000 sebagai tambahan untuk wajib pajak yang menikah atau kawin
  • Rp 4.500.000 sebagai tambahan untuk para anggota keluarga semenda atau sedarah dalam garis keturunan lurus. Termasuk anak angkat dimana anak tersebut sudah yang menjadi tanggungan sepenuhnya. Maksimal ada tiga orang untuk setiap keluarga.

3. Melakukan perhitungan tentang selisih antara penghasilan kotor dengan PTKP

Hal ini dilakukan untuk mengetahui besarnya penghasilan neto atau penghasilan kena pajak (PKP). Pengurangan antara penghasilan kotor dan PTKP akan menghasilkan nilai PKP dan bisa dilakukan perhitungan lain selanjutnya. Yakni perhitungan mengenai besaran pajak penghasilan yang bisa dilakukan dengan mudah.

4. Tahapan perhitungan pajak penghasilan atau PPh

Besaran pajak penghasilan bisa dilakukan. Cara menghitungnya adalah sebagai berikut :

  • Tarif pajak untuk penghasilan bersih yang kurang dari Rp 50.000.000,00 adalah sebesar 5%
  • Tarif pajak untuk penghasilan bersih antara Rp 50.000.000,00 sampai dengan Rp 250.000.000,00 adalah sebesar 15%
  • Tarif pajak untuk penghasilan bersih antara Rp 250.000.000,00 sampai dengan Rp 500.000.000,00 adalah sebesar 25%
  • Sementara tarif pajak untuk penghasilan bersih di atas Rp. 500.000.000,00 adalah sebesar 50%

5. Contoh cara menghitung pajak penghasilan

  • Misalnya kondisi penghasilan perbulan Anda adalah sebesar Rp 5.000.000. Ini berarti bahwa penghasilan kotor per tahunnya adalah sebesar Rp 60.000.000.
  • Jika Anda termasuk orang yang belum berkeluarga, maka kategori PTKP Anda adalah yang pertama, yaitu Rp 54.000.000.
  • Selanjutnya, dilakukan perhitungan selisih antar keduanya untuk mendapatkan jumlah penghasilan bersih. Nilai penghasilan bersih yang didapatkan adalah sebesar Rp 6.000.000.
  • Kemudian Anda hanya tinggal melakukan perhitungan besarnya pajak yang harus dibayarkan. Mengacu dari ketentuan tarif pajak, Anda termasuk pada golongan kedua, yaitu sebesar 15%. Setelah dilakukan perhitungan, jumlah pajak penghasilan per tahun yang harus Anda setor kepada neraga adalah sebesar Rp 900.000 atau Rp 75.000 per bulannya.

Sangat mudah, bukan? Jika ada kesulitan dalam melakukan perhitungan, Anda bisa memberikan komentar di bawah ini.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Digital Marketing | Bisnis itu 'Efek', penyebabnya itu penggunanya sendiri..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.