Contoh Laporan Keuangan Bisnis Minimarket

contoh-laporan-keuangan-binis-minimarket-image

Minimarket merupakan salah satu usaha dagang beskala kecil menengah yang banyak dikelola oleh masyarakat menengah ke bawah. Adanya minimarket dapat membantu pergerakan perekonomian serta membuka peluang usaha bagi masyarakat. Namun, dalam menjalankan aktivitas usaha seringkali pengelola minimarket merasa kesulitan dalam melakukan pencatatan atau pembukuan pada operasional usahanya.

Oleh karena itu, dalam setiap minimarket diperlukan manajemen keuangan atau administrasi yang tertib dan tertata rapi. Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu usaha pada periode tertentu. laporan keuangan yang baik akan memudahkan dalam menganalisis serta menginterpretasikan kinerja keuangan dan kondisi perusahaan.

Berdasarkan waktunya laporan keuangan dibedakan menjadi 4 bagian yaitu laporan keuangan harian, laporan keuangan mingguan, laporan keuangan bulanan dan laporan keuangan tahunan. Pada dasarnya setiap laporan memiliki keuangan memiliki kesamaan. Sedangkan menurut sifatnya laporan keuangan di bagi menjadi dua yaitu laporan keuangan utama dan laporan keuangan pelengkap.

Contoh-Contoh Laporan Keuangan Minimarket

Laporan keuangan utama terdiri dari laporan perhitungan laba rugi, Neraca dan laporan peruabahan modal. Laporan keuangan pelengkap juga terdiri dari tiga bagian yaitu laporan sumber dan penggunaaan dana/ laporan perubahan posisi keuangan, laporan arus kas (Cash flow) dan Laporan keuangan. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing laporan :

1. Laporan Laba-Rubi

Laporan laba rugi adalah ikhtisar finansial dari sebuah usaha (minimarket) yang bisa menguntungkan atau merugikan dalam jangka waktu tertentu. Laporan laba rugi menyajikan hubungan antara penghasilan dan beban. Berikut ini merupakan contoh dari laporan laba rugi

2. Neraca

Neraca merupakan bagian dari laporan keuangan yang dihasilkan dari suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode. Berikut contoh laporan neraca.

3. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan ekuitas merupakan laporan yang menunjukkan seluruh perubahan dalam ekuitas untuk suatu periode dan perubahan ekuitas selain perubahan yang timbul dari transaksi lain. Berikut merupakan contoh laporan perubahan modal.

4. Laporan Perubahan Posisi Keuangan

Laporan porubahan posisi keuangan adalah suatu ikhtisar perubahan-perubahan dari neraca pada awal dan pada akhir periode tahun buku sebagai pelengkap dari perubahan-perubahan yang terjadi.

Fungsi dari laporan perubahan posisi keuangan bagi usaha dagang (minimarket) adalah sebagai ringkasan dari pengaruh transaksi/ kegiatan penanaman modal dan sebagai keterangan secara lengkap mengenai berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan keadaan.

5. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menyajikan informasi perubahan historis kas secara terpisah. Laporan arus kas harus dicatat setiap ada pemasukan dan pengeluaran. Pada laporan arus kas kita dapat mengetahui posisi uang masuk (cash in flow) dan uang kas keluar (cash out flow). Berikut merupakan contoh laporan arus kas harian.

6. Laporan Penjualan

Laporan penjualan adalah laporan-laporan yang berhubungan dengan kegiatan penjualan yang telah dilakukan yang berhubungan dengan konsumen. Berikut merupakan contoh laporan penjualanharian.

Semoga artikel ini dapat membantu bisnis Anda. Dan jangan lupa untuk meng-share artikel ini ke sosial media Anda ya. Agar teman Anda juga mendapatkan manfaatnya. Terimakasih. Salam Let’s #beefree.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Asal kamu mau berjuang untuk meraihnya. @venjaskens

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

// //