Inilah Kesalahan Penyebab Usaha Distributor Anda Bangkrut

Inilah Kesalahan Penyebab Usaha Distributor Anda Bangkrut

Usaha distributor tidak bisa dipungkiri mulai dilirik oleh banyak pihak untuk ditekuni. Apalagi mengingat keuntungan menjanjikan dari usaha yang satu ini. Belum ditambah, jenis usaha ini terbilang sangat beragam. Mulai dari usaha bisnis distributor minuman kaleng, distributor produk sembako, distributor gas LPG dan masih banyak yang lainnya. Tinggal pilihan ada di tangan Anda untuk lebih cocok memilih yang mana.

Meski begitu, Anda juga tidak bisa menutup mata bahwa banyak orang yang telah menjalani usaha bisnis tapi kemudian gagal karenanya. Biasanya hal tersebut bisa terjadi karena kesalahan yang dilakukan. Jadi penting sekali bagi Anda untuk mengetahui kesalahan tersebut agar tidak mengulanginya. Inilah kesalahan penyebab usaha distributor Anda bangkrut seperti berikut ini.

1. Tidak Adanya Kontrol Penuh Terhadap Usaha Tersebut

Usaha ini memang bagi sebagian orang masih dipandang sebelah mata karena dianggap belum menjanjikan keuntungan pada awalnya. Hal tersebutlah yang kemudian membuat sebagian orang menjalankan usaha ini sambil tetap memiliki pekerjaan sambilan. Bagi mereka yang dapat membagi waktu dan fokusnya dengan baik tentunya hal tersebut bukanlah suatu masalah.

Sayangnya, kesalahan yang seringkali dilakukan banyak orang adalah tidak mampu membagi waktu mereka. Hal tersebutlah yang kemudian membuat mereka tidak memiliki control penuh terhadap usaha tersebut. Dengan tidak memiliki kontrol penuh maka usaha tidak bisa dijalankan seperti seharusnya. Akhirnya yang terjadi adalah kebangkrutan yang dirasakan.

2. Tidak Menghargai Pelanggan

Kesalahan berikutnya yang sering dilakukan adalah dengan tidak menghargai pelanggan. Biasanya hal ini sering dilakukan apabila mendapatkan pesanan dengan jumlah yang sedikit dari pelanggan. Apabila kasus tersebut terjadi maka banyak distributor yang melayani dengan asal-asal dan tidak memuaskan pelanggan.

Hal inilah yang kemudian membuat kepercayaan dari pelanggan menghilang dan enggan menggunakan jasa Anda lagi. Meskipun terlihat sedikit tapi tidak bisa dipandang sebelah mata. Soalnya satu pelanggan yang kecewa bisa mempengaruhi pelanggan lainnya yang nantinya juga enggan menggunakan jasa Anda. Hal ini tentu pada akhirnya akan membuat menurunnya pendapatan dan berimbas pada kebangkrutan yang bisa terjadi kapan saja.

3. Tidak Peka pada Kebutuhan Konsumen

Menggeluti usaha seperti ini tentunya sangat penting sekali untuk terus mengutamakan kepentingan dan kebutuhan konsumen. Soalnya konsumen inilah yang bisa disebut sebagai roda penggerak dari bisnis Anda. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan pada tahap ini.

Kesalahan tersebut adalah dengan tidak peka terhadap kebutuhan konsumen. Seperti yang diketahui dengan perkembangan zaman tentunya kebutuhan konsumen juga akan ikut berkembang bersamanya. Sayangnya, perkembangan zaman ini seringkali ditanggapi gagap dan juga lambat oleh para pengusaha distributor ini.

Hal inilah yang kemudian membuat konsumen atau pelanggan merasa tidak lagi diperhatikan oleh Anda. Apabila hal ini sudah sampai terjadi maka jangan lagi mempertanyakan kenapa usaha distributor yang Anda jalani mengalami kebangkrutan. Soalnya apabila usaha tidak lagi peka terhadap kebutuhan konsumen maka inovasi juga tidak mungkin dilakukan dan pelanggan pastinya akan berpindah ke tempat lain.

 

Semoga point-point yang sudah dijelaskan di atas tentang inilah kesalahan penyebab usaha distributor Anda bangkrut bisa bermanfaat untuk Anda. Supaya Anda yang memiliki usaha distributor ini tidak mengulangi kesalahan tersebut. Apabila Anda merasa artikel ini sangat bermanfaat dan ingin banyak orang lain untuk mengetahuinya, jangan ragu untuk men-sharenya ke teman-teman Anda. Karena berbagi ilmu itu tentu tidak bikin rugi. Salam Let’s #beefree

 

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.