Inilah Permasalahan yang Sering Dialami Pengusaha UKM

Inilah Permasalahan yang Sering Dialami Pengusaha UKM

Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah usaha yang dirintis oleh seseorang atau sekelompok orang dalam skala kecil atau menengah, umumnya dilakukan di rumah, menggunakan tenaga kerja keluarga, kerabat, atau tetangga. UKM di Indonesia memiliki jumlah yang cukup besar dan diharapkan mampu menciptakan kemandirian bangsa.

UKM umumnya membuat suatu produk lokal dan menjunjung nilai-nilai setempat. Namun, ternyata di balik banyaknya bisnis UKM, ternyata tersimpan beberapa masalah yang sering terjadi, lho! Anda perlu mengetahuinya agar didapatkan solusi yang tepat. Simak saja ulasan berikut!

Permasalahan yang Sering Dialami Pengusaha UKM

1. Permodalan

Modal menjadi masalah yang sering menimpa perusahaan UKM. Modal yang terbatas dapat menyebabkan pertumbuhan UKM menjadi terhambat. Selain itu, UKM juga belum terlalu mengenal lembaga keuangan atau bank.

Meminjam uang kepada rentenir pun menjadi masalah tersendiri karena rentenir menerapkan bunga yang kadang menjadi lebih tinggi daripada uang yang dipinjam.

2. Distribusi barang

Umumnya UKM belum mengetahui cara penyaluran atau pendistribusian barang ke tangan pembeli. Jaringan komunikasi yang minim dan sistem distribusi yang masih konvensional membuat perkembangan distribusi barang UKM menjadi terhambat.

Umumnya, penyaluran produk UKM hanya sebatas di lingkungan keluarga, pertemanan, dilakukan dari mulut ke mulut, dan menjajakannya di rumah. Seringkali cara-cara tersebut memang berhasil, tetapi jangkauannya hanya terbatas. Banyak produk yang sebenarnya berkualitas baik tetapi kurang laku karena pendistribusian yang belum optimal.

3. Perizinan

Sejatinya, perizinan merupakan salah satu hal yang penting bagi sebuah badan usaha, termasuk UKM. Perizinan mampu memudahkan sebuah usaha untuk melebarkan sayapnya ke berbagai lini. Perizinan pun menjadi aspek yang membuat pelanggan percaya untuk menggunakan produk UKM.

Namun, UKM seringkali tidak memiliki izin usaha. Hal tersebut disebabkan karena banyak pendiri UKM yang belum mengetahui tentang aspek legalitas dan pentingnya izin usaha.

4. Pembukuan yang masih manual

UKM sering memandang bahwa pembukuan merupakan hal yang sepele sehingga tidak terlalu diperhatikan. Padahal, pembukuan secara rapi, apalagi memakai sistem komputer atau online, mampu membuat data keuangan yang baik.

Oleh sebab itu, dapat direncanakan perkembangan perusahaan secara lebih baik lagi karena didapat keuntungan yang jelas terlihat. Atau, jika perusahaan UKM mengalami kerugian, dapat direncanakan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya.

5. Pemasaran online

Pemasaran secara online tentu membuat sebuah usaha UKM menjadi tumbuh dan berkembang. Sayangnya, UKM yang masih didominasi oleh generasi X ini masih terhambat oleh teknologi dan internet. Banyak dari mereka yang kurang paham dengan hal tersebut sehingga melewatkan peluang besar bisnis online yang ada.

Bisnis UKM yang dikembangkan secara online memberikan ruang pergerakan yang lebih besar dan menjangkau ke wilayah yang lebih luas. Oleh sebab itu, keuntungan yang didapatkan juga berpotensi lebih besar.

Namun, pemasaran online pun tentu memiliki trik dan cara tertentu agar diminati pembeli, misalnya memberikan gambar yang jelas dan menarik, memberikan deskripsi produk secara jelas dan lengkap, profesional dalam melayani pembeli, mencatat pesanan pelanggan dengan teliti, dan sebagainya.

Bisnis UKM terkadang memiliki kendala dalam bidang pemasukan omzet. Anda dapat mencoba suatu fitur kasir online agar pemasukan omzet Anda dapat tercatat dengan baik. Fitur ini dapat digunakan walaupun internet dalam kondisi tidak stabil. Selain itu, Anda dapat mengecek kondisi keuangan yang masuk secara online walaupun Anda tidak di tempat kerja. Apakah Anda tertarik?

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.