Kenali Lebih Dalam Jenis-jenis Pajak Usaha

Kenali Lebih Dalam Jenis-jenis Pajak Usaha

Ketika seseorang berniat membuka suatu usaha, pasti akan terbesit pemikiran mengenai bentuk usaha yang akan dijalankan. Misalnya, membuat perseroan terbatas, CV, firma, atau usaha kecil yang tidak perlu didaftarkan sebagai badan usaha yang resmi.

Dalam pembuatan atau perintisan usahanya, seorang pengusaha pasti juga telah mencari tahu tentang perpajakan usaha. Hal yang sangat penting dan wajib dimengerti dan dipatuhi. Ada banyak sekali jenis pajak usaha mengikuti banyaknya jenis usahanya.

Di sekeliling kita banyak sekali usaha-usaha yang telah didirikan dan banyak sekali jenis atau ragamnya. Mulai dari sektor pertanian, yaitu usaha atau bisnis untuk memenuhi alat-alat pertanian, bisnis konsultasi pertanian, bisnis petani dengan penjual, dan sebagainya. Belum lagi jika berpindah sektor. Misalnya di industri pakaian, ada pabrik kain, kemudian turun ke bisnis konveksi, kemudian turun lagi ke bisnis toko baju konvensional.

Dari beraneka ragam jenis usaha, level, dan bentuknya pemerintah juga membuat aturan pajak yang berbeda-beda dan terperinci. Yang paling sering kita jumpai dan bayar secara langsung sebagai konsumen adalah pajak penambahan nilai atau PPN. Pajak jenis ini sering dijumpai ketika membeli makanan di sebuah restoran. Besar tarif PPN umumnya adalah 10%.

Selain PPN, masih banyak lagi jenis pajak di dalam dunia usaha. Para pelaku usaha wajib membayarkan pajak atas hasil yang didapat dari usaha yang dijalankan. Atau yang lebih kita kenal sebagai pajak penghasilan, berikut penjelasannya.

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21)

Pajak jenis ini memang bukanlah pajak yang dibayarkan dari penghasilan pemilik usaha. Tetapi PPh 21 ini merupakan pajak penghasilan karyawan ( penghasilan berupa upah atau gaji) dalam suatu bidang usaha. Misalnya pekerjaan pegawai pabrik, jasa, guru, dan lain-lain. Biasanya karyawan hanya menerima bukti pembayaran pajak yang telah dibayarkan perusahaan.

Pajak Penghasilan Pasal 22

Pajak jenis ini sedikit berbeda dengan pajak penghasilan yang lain. Pajak akan terus dibayarkan saat pembelian awal maupun setelahnya. Karena barang yang diperdagangkan termasuk barang-barang mewah dan memiliki masa pakai yang lama. Contohnya adalah motor, mobil, bahkan tas merk desainer yang mahal pun juga dikenakan pajak ini.

Pajak Penghasilan Pasal 15

Pajak jenis ini dikenakan bagi usaha dibidang investasi bangunan-serah-guna. Yaitu seperti bidang pengeboran, pertambangan, migas dan panas bumi, perusahaan asuransi luar negeri, dan sebagainya.

Pajak Penghasilan Pasal 29

Peraturan bagi pelaku usaha yang memiliki kekurangan atau pajak terutang terhadap negara telah disusun dalam PPh Pasal 29. Yaitu apabila sebuah badan usaha perseroan, cv, atau badan usaha lain memiliki catatan kredit pajak yang lebih kecil dibandingkan jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan.

Pajak Penghasilan Pasal 26

Pajak ini dibayarkan oleh wajib pajak yang mendapat gaji dari luar negeri. Misalnya untuk TKI dan TKW. Tarif pajak yang dikenakan adalah sebesar 20%. Tetapi, biasanya gaji yang diterima oleh para TKI sudah terpotong oleh PPh ini. Sehingga TKI tidak perlu repot-repot mengurus pembayaran pajak ketika di Indonesia.

Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2)

Pajak jenis ini adalah jenis pajak yang paling tidak asing bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Pajak ini sering disebut juga pajak UMKM atau PPh Final. Di dalamnya mengatur mengenai tarif pajak penghasilan hasil usaha yang memiliki omzet kurang dari 4,8 miliar rupiah. Yang mana nominal tersebut adalah yang biasa didapatkan bagi pelaku UMKM.

Selain pasal-pasal yang telah disebutkan, masih ada beberapa jenis pajak penghasilan atas hasil usaha. Pemerintah telah mengatur sedemikian rupa aturan perpajakan badan usaha secara rinci dan detail. Apabila tidak ingin ada salah pengertian mengenai pajak yang wajib dibayarkan oleh badan usaha yang Anda miliki, ada baiknya jika menyewa jasa konsultasi perpajakan. Semoga informasi ini dapat membantu rekan-rekan semua.

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.