Perlukah Membentuk Dana Kas Kecil? Ini Tujuannya

Perlukah Membentuk Dana Kas Kecil? Ini Tujuannya

Menjalankan sebuah usaha atau bisnis memang membutuhkan banyak hal yang mesti diperhatikan. Mulai dari modal, infrastruktur hingga yang tidak boleh terlewatkan adalah dana kas kecil. Mungkin bagi banyak orang, dana kas kecil masih terdengar asing dan juga tidak terlalu familiar. Sederhananya, dana kas kecil adalah sejumlah dana yang dibuat atau dibentuk khusus untuk pengeluaran kecil atau rutin tapi masih bersangkutan dengan kepentingan perusahaan. Namun hal tersebut seringkali masih menjadi pertanyaan di benak banyak orang. Perlukah membentuk dana kas kecil? Ini tujuannya.

1. Menangani Masalah Perlengkapan Kantor

Tujuan pertama dari pembentukan kas kecil adalah manfaatnya untuk mampu menangani masalah perlengkapan kantor. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pembentukan dana kas kecil adalah untuk membayar berbagai kebutuhan kantor. Bedanya dengan kas utama atau finansial utama, kas kecil ini biasanya digunakan untuk menutupi kebutuhan kantor yang terhitung kecil. Dalam arti kata lain, apabila ada kebutuhan kantor yang mesti dipenuhi dengan biaya yang tidak terlalu tinggi maka biasanya dana kas kecil inilah yang digunakan. Tidak terkecuali memenuhi perlengkapan kantor yang masih tergolong murah.

Hal ini dilakukan bukannya tanpa alasan. Alasan utamanya adalah agar kebutuhan yang terhitung kecil ini tidak mengganggu finansial utama dari kantor. Soalnya pembentukan finansial utama ini biasanya ini rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Jadi dengan menggunakan kas kecil maka akan lebih mudah untuk mengatur kebutuhan kantor tanpa harus merepotkan bagian keuangan. Dan biasanya cukup dilakukan oleh bagian kesekretariatan.

2. Menghindari Cara Pembayaran yang Tidak Efektif

Tujuan kedua dari dibentuknya dana kas kecil bagi kantor adalah untuk menghindari cara pembayaran yang tidak efektif. Pengeluaran kantor yang terhitung kecil akan sangat merepotkan apabila harus melibatkan bagian keuangan dan mesti menghitung ulang dana finansial kantor demi memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan adanya dana kas kecil maka pembayaran terhadap berbagai kebutuhan kantor yang masih kecil bisa diselesaikan dengan cepat dan juga efektif.

3. Mempercepat Aktivitas Atasan

Dana kas kecil ternyata bukan hanya membantu para karyawan dalam memenuhi berbagai kebutuhan kantor yang terhitung relatif kecil. Kas kecil juga memiliki manfaat untuk mempercepat aktivitas atau kebutuhan atas. Hal ini biasanya terjadi ketika atasan membutuhkan dana yang mendadak dan juga tidak ada dalam rencana keuangan kantor. Dengan menggunakan dana kas kecil ini maka kebutuhan atasan akan cepat terpenuhi tanpa harus melalui proses yang merepotkan. Dengan begitu maka secara tidak langsung akan mempercepat atasan dalam melakukan aktivitasnya dan membantu mereka melakukan kegiatan lainnya.

4. Meringankan Beban Karyawan

Tujuan terakhir dari dibuatnya dana kas kecil adalah untuk meringankan beban karyawan. Terutama apabila harus memberikan pelayanan secara optimal terhadap relasi bisnis. Contoh mudahnya adalah apabila kantor mendadak kedatangan relasi bisnis yang tidak terencanakan. Meski begitu, tentunya mereka harus mendapatkan pelayanan dan jamuan yang sesuai sekaligus sopan. Untuk itulah, dana kas kecil bisa dimanfaatkan untuk hal tersebut tanpa harus menunggu terlalu lama dan pastinya dapat memberikan impresi yang baik pada relasi bisnis.

Semoga point-point yang sudah dijelaskan di atas tentang perlukah membentuk dana kas kecil? ini tujuannya bisa bermanfaat. Supaya Anda dan perusahaan juga bisa mempersiapakan dana kas kecil sebaik-baiknya. Apabila Anda merasa artikel ini sangat bermanfaat dan ingin banyak orang lain untuk mengetahuinya, jangan ragu untuk men-sharenya ke teman-teman Anda. Karena berbagi ilmu itu tentu tidak bikin rugi. Salam Let’s #beefree

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *