Teknik Membuat Konten Viral untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik Membuat Konten Viral untuk Meningkatkan Penjualan

Membuat konten yang viral bukanlah pekerjaan mudah. Sebuah isi konten dapat mempengaruhi pembaca postingan tersebut. Dengan cara penyampaian yang bagus dan menarik bisa jadi pembaca akan membagikan produk yang Anda miliki, sehingga akan dikenal luas dan meningkatkan omzet penjualan. Konten yang viral akan mendapatkan banyak like dan viewers. Sehingga akan mempermudah dalam pemasaran produk.

Tips Menarik Tentang Teknik yang Dapat Membuat Konten Menjadi Viral

Produk yang viral tidak akan terjadi jika seseorang tersebut tidak mempromosikan jasa atau barang ke media sosial atau sejenisnya. Produk tidak bisa secara instan menjadi viral, akan tetapi memerluakan beberapa usaha yang harus dilakukan. Usaha tersebut juga tidak bisa menjamin keviralan produk. Berikut tips menarik agar konten bisa cepat viral:

1. Mulai dengan Kalimat Singkat, Padat, dan Jelas

Berikanlah kalimat yang singkat, padat, dan jelas. Dengan begitu pembaca tidak susah memahami produk yang Anda tawarkan. Tambahkan juga kalimat tanya, karena secara psikologi kalimat tanya mempengaruhi minat baca. Di dalam postingan tersebut berikanlah kata-kata yang menarik minat pembaca agar menjadi konsumen tetap.

2. Tambahkan Gambar atau Foto

Gambar merupakan pendukung pada saat Anda menawarkan produk di dalam online shop. Jika tidak ada gambar, orang akan kebingungan dengan produk yang Anda tawarkan. Pastikan gambar yang di posting sesuai dengan produk yang Anda tersedia. Usahakan gambar tersebut memiliki kualitas yang baik agar pada saat di zoom tidak terlihat buram.

Baca Juga: 5 Trik Meningkatkan Omzet Menggunakan Aplikasi Kasir

3. Gunakan Hashtag

Gukanan hashtag agar mudah ditemukan saat orang melakukan pencarian. Dalam situs pencarian, 50% dipengaruhi oleh hashtag. Akan tetapi gunakan hashtag yang sesuai dengan produk yang dijalankan. Gunakan hashtag lebih dari satu karena akan memperbesar kemungkinan produk Anda cepat ditemukan oleh pelanggan.

4. Publish di Waktu yang Tepat

Posting bisnis Anda pada saat orang istirahat, dengan begitu banyak orang yang akan membaca produk yang di tawarkan. Waktu petang biasanya banyak orang yang bermain gadget. Posting promosi antara pukul 20.00 sampai 22.00. Jika terlalu malam orang sudah tidur. Selain malam hari waktu yang cocok adalah hari minggu. Karena semua orang cuti kerja.

5. Tambahkan Tombol Share

Semakin banyak orang membagikan postingan Anda, maka akan semakin banyak konsumen yang berdatangan. Kebanyakan bisnis ini dilakukan pada website ataupun blog. Di dalam blog tersebut dapat ditulis beberapa artikel yang menjelaskan bagaimana produk di dapatkan dan bagaimana kualitas produk  tersebut. aktifkan tombol share, dengan begitu pembaca akan mudah membagikannya.

6. Produk yang Unik

Pastikan postingan produk Anda unik, dalam artian memiliki ciri khas tersendiri. Walapun tema sama akan tetapi rasa dan nama berbeda. Dengan begitu orang akan penasaran melihat postingan di media sosial. Jika produk tersebut sama, orang akan beranggapan rasanya juga sama. Dengan keunikan tersebut maka akan semakin banyak postingan yang dibagikan.

7. Harga yang Terjangkau

Pada saat mempromosikan barang di media sosial, taruhlah harga terendah dari apa yang Anda posting. Karena orang akan beranggapan harga tersebut terjangkau. Berbeda jika menaruh harga yang paling mahal. Orang akan langusung menjauh lantaran minder dengan harga yang ditawarkan.

Apakah tips di atas sesuai dengan pemikiran Anda? sebetulnya tingkat keviralan itu tergantung seberapa menariknya postingan Anda. Semakian menarik, maka akan semakin bertambah jumlah orang yang melihat postingan tersebut. Bukankah begitu? Silahkan tulis pendapat Anda di kolom komentar!

Mau Jualan Cepat dan Aman? Gunakan Beepos!
Share

Content Writer Beepos | “People who managed to take advantage of the mistakes that he did, and will try again to perform in a different way.“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.